2 Keutamaan Dahsyat dibalik Peringatan Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan Hadist dan Do'a Nisfu Sya'ban

Malam nisfu sya'ban merupakan malam istimewa yang terdapat pada pertengahan bulan sya'ban (15 sya'ban).

Berbagai keutamaan malam nisfu syaban telah banyak dibahas di berbagai situs.


2 -keutamaan-malam-nisfu-syaban

Pada malam ini seluruh kaum muslimin di tempat saya Kp.pengasinan Kelurahan Periuk Jaya Kecamatan Periuuk - Kota Tangerang merayakan malan nisfu sya'ban secara bersama - sama di Masjid dan Musholla Al-Ishlah.

Semua Jama'ah tampak khusyu dalam pembacaan surat Yassin sebanyak 3 kali yang kemudian diiringi dengan doa nisfu sya'ban pada setiap satu kali bacaan surat yasin selesai.

Malam nisfu sya'ban merupakan malam yang penuh dengan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. 

Berikut adalah beberapa keutamaan dahsyat pada malam nisfu sya'ban yang saya  kutip dari beberapa situs.

  • Diampuni Segala Dosa


 يَطَّلِعُ اللهُ إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
Artinya; “Allah Saw melihat kepada makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu memberikan ampunan kepada seluruh makhluk-Nya kecuali kepada orang yang menyekutukan Allah atau orang yang bermusuhan.”
Menurut hadist di atas bahwa semua kaum muslimin yang memohon ampunan kepada rabbnya, pada malam itu akan diampuni dan dibebaskan dari segala dosa kecuali dosa syirik atau 
menyekutukan Allah dan orang yang gemar dalam permusuhan.


  • Dikabulkannya Segala Doa
Keutamaan malam nisfu sya'ban berikutnya adalah dikabulkannya semua doa, artinya jika ada seorang muslim yang berdoa memohon kebaikan pada malam nisfu sya'ban, maka Allah SWT dengan sifat Maha Kuasa, Maha Rahman dan Maha Rahim-Nya akan mengabulkan doa si hamba tersebut kecuali dua golongan yakni golongan wanita penzina dan golongan yang menyekutukan Allah. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW di bawah ini : 


إَذا كَانَ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ نَادَى مُنَادٍ: هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرُ لَهُ؟ هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَأُعْطِيْهِ؟ فَلاَ يَسْأَلُ أَحَدٌ شَيْئًا إِلَّا أُعْطِيْ إِلَّا زَانِيَةً بِفَرْجِهَا أَوْ مُشْرِكً

Artinya: “Apabila datang malam Nisfu Sya’ban, ada pemanggil (Allah) berseru: “apakah ada orang yang memohon ampun dan Aku akan mengampuninya? Apakah ada yang meminta dan Aku akan memberinya? Tidak ada seseorang pun yang meminta sesuatu kecuali Aku akan memberinya, kecuali wanita pezina atau orang musyrik.

Pada malam nisfu sya'ban, umat Islam dianjurkan untuk membaca surat yasin sebanyak tiga kali dengan diiringi tiga permohonan yakni : 


  1. Pada bacaan surat yasin yang pertama, kita dianjurkan untuk meminta umur yang panjang dan berkah supaya bisa lebih banyak waktu untuk beribadah kepada Allah.
  2. Pada bacaan surat yasin yang kedua, kita dianjurkan untuk meminta harta yang halal untuk bekal ibadah kita kepada Allah.
  3. Pada bacaan surat yasin yang ketiga,kita dianjurkan untuk meminta kekuatan iman.

Berikut  adalah doa nisfu sya' ban yang harus dibaca pada setiap akhir pembacaan surat yassin.
اللَهُمَّ يَا ذَا المَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ.
اللَهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِي، وَاكْتُبْنِي عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الحَقُّ فِي كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ” وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ
Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu ‘alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in‘âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma’manal khâ’ifîn.
Allâhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî ‘indaka sa‘îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât.
Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal ‘alâ lisâni nabiyyikal mursal, “yamhullâhu mâ yasyâ’u wa yutsbitu, wa ‘indahû ummul kitâb” wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil ‘alamîn.
Artinya, “Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi.
Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan.


Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat.
Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.
Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku.
Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki.
Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT."

Demikian artikel singkat seputar Keutamaan Dahsyat dibalik Peringatan Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan Hadist dan Do'a Nisfu Sya'ban


EmoticonEmoticon